Senin, 18 November 2013

Filled Under:

ASD (Autism Spectrum Disorder)

Para peneliti percaya bahwa anak dengan ASD memakai daerah otak yang lain untuk melakukan tugas yang diberikan pada mereka saat diteliti. Misalnya anak dengan ASD lebih memperhatikan ciri-ciri motorik yang dilihat dan tidak merasakan emosi dari gerak mimi tersebut.
 Prof. Michael Rutter dari Institute Psikiatri London mengatakan Neuron peniru memang sangat menarik perhatian. Ada beberapa penelitian yang baik pada binatang tentang fungsi neuron ini. Mengkaitkan neuron peniru dengan gangguan interaksi sosial masuk akal. Namun kita masih memerlukan penelitian penunjang tentang sistem otak lain yang terkait. Bisa jadi neuron pemicu akan terlibat , oleh karena itu kita masih perlu melakukan penelitian lebih lanjut.
National Autistic Society mengatakan : Bukti kuat menunjukkan bahwa autisme bisa disebabkan oleh berbagai faktor fisik , yang semuanya akhirnya mengganggu perkembangan otak. Autisme tidak disebabkan oleh kekurangan kasih sayang atau pola asuh yang salah. Kami menyambut penelitian dalam segala bidang yang dapat menerangkan penyebab autisme.
DR Bernard Rimland dari Autism Research Institute (ARI) mengatakan adalah salah untuk berpikir bahawa abnormalitas pada autisme akan menetap. Misalnya penelitian-penelitian menunjukkan bahwa perubahan pola makan bisa mempunyai dampak positif pada gejala autisme. (MB)

Daftar pustaka : Hasdianah . 2013 . Autis Pada Anak . Yogyakarta : Nuha Medika.




2 komentar:

  1. artikel ini menurut saya sudah bagus dan membantu dalam penyelesaian tugas saya, lterima kasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih atas komennya
      alhamdulillah dapat membantu :)

      Hapus