Senin, 18 November 2013

Filled Under:

Terapi Untuk Autis



Ada bermacam terapi yang dapat diberikan pada pasien autisme , diantaranya terapi bermain , terapi kasih sayang dan perhatian.Dan jenis terapi yang diberikan memang dapat terdiri dari terapi Farmakologis dan Non Farmakologis.
Beberapa obat yang dituliskan dibawah ini dapat diberikan untuk meredakan ansietas , agitasipsikomotor berat dan kepekaan yang ekstrem terhadap stimulus lingkungan
A.      Terapi Farmakologi
Beberapa obat dibawah ini dapat meredakan tetapi tidak secara nyata meredakan gejala-gejala autis
1.       Antipsikomotik membantu mengendalikan perilaku agittasi , agresif , atau perilaku impulsive. Kadar dopamine , seperti haloperidol (haldol) memfasilitasi penatalaksanaan perilaku. Kadang kala penggunaan anti psikotik menghasilkan keuntungan tambahan dalam meningkatkan kemampuan berkomunikasi anak autistik yang terbatas.
2.       Stimulant sistem saraf pusat ; seperti dekstroam fetamin (dexsedrin) mungkin memiliki efek penenang paradoksial pada anak-anak yang hiperaktif.
3.       Anti depresan , seperti litium , telah digunakan karena efek penenangnya seperti antipsikotik , dan impramin (tofranil) telah digunakan karena kemampuannya menurunkan impulsifitas anak.
B.      Terapi Nonfarmologi
Autisme sejauh ini memang belum bisa disembuhkan (not curable) tetapi masih dapat diterapi (treatable). Berikut beberapa terapi yang ada
1.       Terapi dengan Pendekatan Psikodinamis
Pendekatan yang berorientasi Psikodinamis didominasi oleh teori-teori awal yang memandang autisme sebagai suatu masalah ketidakteraturan emosional.
2.       Terapi dengan Intervensi Behavioral
Pendekatan yang mengajarkan perilaku yang sesuai dan diharapkan serta mengurangi perilaku-perilaku yang salah pada individu autistik dan menekankan pada pendidikan khusus yang difokuskan pada pengembangan kemampuan akademik dan keahlian-keahlian yang berhubungan dengan pendidikan.
a.       Operant Conditioning (konsep belajar operan)
Penerapan prinsip-prinsip teori belajar secara langsung.
b.      Cognitive Learning (konsep belajar kognitif)
Fokusnya lebih kepada seberapa baik individu autistik terhadap apa yang diharapkan oleh lingkungan.
c.       Social Learning (konsep belajar sosial)
Pendekatan ini menekankan pada pentingnya keterampilan sosial (social skills training).
3.       Intervensi Biologis
Secara farmakologis hanya sekitar 10-15% pengidap autisme yang coco dan terbantu oleh pemberian obat-obatan dan vitamin.
4.       Terapi bermain pada anak autis




6 komentar:

  1. blognya udah bagus,, tapi ada dua posting yang hanya terlihat "Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE ...", itu coba di edit, mungkin ada yang kebanyakan spasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya , makasih atas sarannya :)
      ini juga sudah dalam proses perbaikan

      Hapus
  2. Assalamualaykum,blognya mas fery sudahbagus tapi tampilan awalnya masih muncul Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE.Mohon di perbaiki lagi.
    Kelebihan hanya milik Allah, kekurangan milik kita umat manusia.

    BalasHapus
    Balasan
    1. maksih atas saran yang diberikan :)
      ini juga dalam perbaikan
      anda benar :D

      Hapus
  3. pemilihan template blognya sudah bagus sederhana tapi menarik.
    tapi tampilan pertamanya kok gak ada cuplikan materinya ya cuma ada judul sama foto.
    mungkin bisa diperbaiki.
    dan pemilihan lagunya bagus.

    salam luar biassa !!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya makasih :)
      iya , itu jg dalam proses perbaikan , makasih kritik sarannya :)
      haha , apakah sesuai dengan yang anda alami ? :D

      salam luar biasa !!!

      Hapus